- Mei 2018

Laman

Rabu, 16 Mei 2018

Gejala awal kanker yang tak boleh diabaikan

Gejala awal kanker yang tak boleh diabaikan,- Setiap tahun, jumlah penderita kanker tetap banyak jika tak bisa dibilang semakin bertambah. Karena itu, wajar jika ketakutan terkena kanker ada dalam pikiran banyak orang. Terutama jika mereka sudah memiliki faktor-faktor risiko yang bisa memicu kanker.

Kanker bukannya tak bisa disembuhkan, namun tentu prosesnya tak mudah dan tidak sebentar. Karena itu, sangat penting melakukan pencegahan dari kanker atau melakukan pemeriksaan sedini mungkin. Tubuh biasanya akan memberikan tanda-tanda ketika ada yang tak beres dengan kesehatan Anda. Karena itu, kenali gejalanya dengan baik dan jangan abaikan.

Berikut adalah beberapa gejala awal yang seringkali muncul ketika seseorang terkena kanker,

Sulit menelan
Rasa sakit atau kesulitan menelan pada mulut dan tenggorokan bisa jadi salah satu gejala awal kanker mulut, tenggorokan, dan kerongkongan. Beberapa gejala lainnya adalah penyakit tiroid termasuk rasa tercekik pada leher dan suara yang berubah.

Perhatikan juga luka pada bibir yang tak segera sembuh. Begitu juga dengan masalah tenggorokan yang tak segera hilang setelah satu minggu. Jangan remehkan juga ketika Anda menyadari adanya darah yang keluar dari tenggorokan. Jangan tunggu hingga lama dan periksakan diri segera!

Demam yang lama
Demam adalah salah satu tanda terjadinya infeksi. Demam juga merupakan tanda ketika sistem kekebalan tubuh mulai berjuang melawan penyakit yang masuk ke tubuh. Jika Anda mengalami demam lebih dari tiga sampai empat hari, dan tidak diikuti dengan gejala infeksi bakteri atau virus yang biasa, sebaiknya periksakan diri. Demam bisa menjadi salah satu tanda awal leukemia atau kanker limfa. Selain itu, demam yang tak segera sembuh juga bisa menjadi gejala penyakit lain yang serius seperti infeksi saluran kemih dan TBC.

Sering merasa lelah
Kita tahu bagaimana rasa lelah yang wajar akibat terlalu banyak kegiatan, kurang tidur, dan lainnya. Namun jika rasa lelah tampaknya berlangsung terus-menerus dan cukup kronis, itu tandanya ada hal yang tak beres dengan tubuh Anda. Coba perhatikan, apakah Anda merasa selalu lelah hingga ingin tidur sepanjang hari, atau seolah tak memiliki tenaga sama sekali dalam waktu yang lama? Itu adalah salah satu gejala kanker.

Ketika sel mulai berkembang dengan tak normal, sistem kekebalan tubuh akan langsung bergerak untuk melawannya. Ini membuat tubuh bekerja keras meski Anda tak menyadarinya. Kanker seperti leukemia, kanker usus besar, dan kanker perut ditengarai dengan rasa lelah yang berlebihan. Beberapa jenis kanker seperti kanker perut dan kanker usus besar yang dimulai dengan pendarahan internal juga bisa memicu rasa lelah berkepanjangan.

Minggu, 06 Mei 2018

Pasta gigi bisa picu kanker

Pasta gigi bisa picu kanker,- Tanpa disadari ada banyak bahan kimia yang mengenai tubuh Anda. Mulai dari polusi, makanan, hingga pemakaian bahan pembersih yang selama ini Anda pikir aman.

Selain nikotin, timbal, dan bisphenol-A yang selama ini Anda temukan di wadah plastik, ada satu lagi bahan kimia yang patut Anda waspadai yaitu triclosan. Sayangnya, triclosan banyak digunakan untuk membuat pasta gigi.

"Triclosan bersama dengan triclocarban adalah senyawa kimia yang bisa mengganggu kesehatan endokrin Anda. Efeknya, fungsi tiroid Anda pun akan menurun. Sementara penelitian yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa gangguan fungsi tiroid bisa menyebabkan pertumbuhan sel kanker dan mempengaruhi perkembangan janin," jelas Laura Geer, Ph.D, asisten profesor di SUNY Downstate School of Public Health, Brooklyn.

"Kami tidak ingin penelitian ini menimbulkan histeria massa. Namun cara paling mudah untuk mengurangi eksposur dari bahan kimia ini adalah untuk menghindari membeli pasta gigi atau zat pembersih lainnya yang mempunyai label anti bakteri atau anti mikroba," kata Geer.

Baca juga:




Jumat, 04 Mei 2018

Ketahui Makanan Ini Membantu Menyembuhkan Penyakit Tiroid

Ketahui Makanan Ini Membantu Menyembuhkan Penyakit Tiroid,- Hipertiroidisme atau juga disebut tirotoksikosis, merupakan suatu kondisi di mana kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid, yaitu T4 dan T3. Banyak dari mereka yang menderita penyakit ini tidak menyadari bahwa mereka terkena hipertiroidisme. Terkecuali, jika mereka menderita gejala akut seperti depresi, kurang nafsu makan, sembelit, kelelahan, fluktuasi berat badan atau energi tubuh yang rendah. Kelenjar tiroid terletak tepat di bawah kotak suara. Kelenjar sepanjang 2 inci yang memiliki dua lobus ini mengatur keseimbangan metabolisme tubuh dan kalsium.

Gangguan ini dapat disembuhkan melalui perawatan medis. Namun, Anda juga dapat mengobati hipertiroidisme secara alami dengan memasukkan makanan penangkal tiroid ini dalam menu harian Anda. Berikut ini:

Bawang putih
Ini merupakan rempah-rempah yang kaya akan selenium yang tidak hanya sehat untuk tiroid, tetapi juga untuk pasien diabetes dan jantung.

Bayam
Sayuran berdaun hijau merupakan sumber makanan yang kaya vitamin, protein, mineral dan yang paling penting, asam lemak omega-3. Sertakan bayam untuk menjaga metabolisme tubuh Anda.

Daging merah
Daging merah (contohnya sapi) sangat kaya akan zat besi yang sehat untuk tubuh. Namun ingat, penderita tiroid harus memilih daging merah yang rendah lemak.

Stroberi
Anda membutuhkan makanan yang mengandung yodium dalam diet Anda untuk membantu tiroid mengelola metabolisme, detoksifikasi, dan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan. Jadi, sertakan makanan kaya yodium seperti stroberi, kentang, yogurt, produk susu, dan kacang.

Jamur
Kekurangan selenium merupakan salah satu penyebab munculnya gangguan tiroid. Jamur adalah sumber makanan yang kaya selenium.

Baca juga :








Kamis, 03 Mei 2018

Berikut Waspadai gejala kanker tiroid

Berikut Waspadai gejala kanker tiroid,- Berdasarkan survei dari American Cancer Society, ada 60.000 kasus kanker tiroid terbaru tahun lalu. Kebanyakan di antara penderitanya adalah wanita. Angka ini dianggap cukup tinggi jika dibandingkan dengan kasus serupa beberapa puluh tahun silam.

Meskipun sebesar 90 persen kanker tiroid bisa disembuhkan, bukan berarti Anda bisa menyepelekan penyakit ini. Jadi waspadai gejala kanker tiroid selengkapnya

Kelenjar getah bening
Penderita kanker tiroid juga merasakan pembesaran pada kelenjar getah bening yang ada dileher. Dengan sentuhan lembut, pembesaran tersebut bisa dirasakan.

Sulit menelan
Selain sulit berbicara, benjolan di tiroid juga menekan kerongkongan, sehingga penderita merasa kesulitan saat menelan makanan.

Sulit bernapas
Dalam beberapa kasus, benjolan bahkan bisa menyempitkan tenggorokan, sehingga pasien kanker tiroid juga kesulitan dalam bernapas.

Benjolan di leher depan
Tepat di bawah jakun, jika ada benjolan di sana, Anda sebaiknya siaga. Sebab terkadang benjolan yang merupakan gejala awal timbulnya kanker tiroid bisa tumbuh perlahan atau cepat sekali.

Sulit berbicara
Jika penyakit bergerak ke jaringan di sekitarnya, seperti pita suara, biasanya penderita akan mengalami kesulitan bicara dan suaranya berubah serak.